简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Emas & Perak Cetak Rekor Lalu Alami “Flash Crash”, Kripto Anjlok ke Level Terendah Dua Bulan
Ikhtisar:Ikhtisar PasarPasar saham AS mengalami gejolak tajam setelah laporan keuangan Microsoft memicu kekhawatiran atas belanja AI. Saham Microsoft sempat anjlok hingga 12% dan ditutup turun 10%, mencatatkan
Ikhtisar Pasar
Pasar saham AS mengalami gejolak tajam setelah laporan keuangan Microsoft memicu kekhawatiran atas belanja AI. Saham Microsoft sempat anjlok hingga 12% dan ditutup turun 10%, mencatatkan penurunan harian terbesar sejak 2020. Nilai kapitalisasi pasar yang menguap dalam satu hari menjadi yang terbesar kedua dalam sejarah pasar saham AS. Sentimen negatif ini menekan Nasdaq yang ditutup melemah 0,72%.
Di sisi lain, kinerja saham teknologi menunjukkan divergensi yang tajam. Meta melonjak lebih dari 10% berkat kinerja keuangan yang solid, sementara Tesla ditutup turun lebih dari 3%. Pada perdagangan setelah penutupan Kamis, Apple sempat naik lebih dari 2% seiring laporan laba yang stabil, sementara SanDisk melonjak 12% didorong oleh peningkatan permintaan penyimpanan.
Dari sisi makro dan pasar valuta, imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun turun tipis ke 4,233%. Sebaliknya, pasar aset kripto mengalami tekanan signifikan. Bitcoin merosot 6% ke level terendah dua bulan, sementara Ethereum menembus ke bawah level psikologis USD 2.800 dengan penurunan lebih dari 7%.
Pasar komoditas mencatat volatilitas ekstrem dengan pola “V terbalik”.
Logam mulia bergejolak tajam: harga emas spot sempat mendekati rekor tertinggi USD 5.600 pada sesi pagi, sebelum aksi ambil untung di level tinggi memicu “flash crash”, dengan penurunan hampir 9% dari level tertinggi harian. Perak juga mengalami tekanan serupa, anjlok lebih dari 12% setelah mencetak rekor tertinggi USD 121.
Logam industri dan energi: harga tembaga tampil menonjol, sempat melonjak lebih dari 11% intraday dan ditutup dengan kenaikan di atas 6%. Didukung oleh meningkatnya ketegangan geopolitik AS–Iran, harga minyak mencatat kenaikan tiga hari berturut-turut, dengan WTI melonjak 3% dan bertahan di atas USD 65 per barel.
Sorotan Utama Pernyataan Powell
Ketua The Fed Jerome Powell menyatakan bahwa risiko inflasi telah mereda sampai tingkat tertentu, sementara risiko terhadap pasar tenaga kerja cenderung stabil. Ia menegaskan bahwa kenaikan suku bunga bukanlah asumsi dasar untuk langkah kebijakan berikutnya. Sebagian besar dampak tarif telah tersalurkan ke perekonomian, dan inflasi akibat tarif diperkirakan akan mereda pada pertengahan 2026. Powell juga menolak berkomentar mengenai pergerakan dolar AS.
Terkait isu politik yang menjadi perhatian pasar, Powell tidak memberikan tanggapan substantif, namun menyebut bahwa gugatan hukum yang melibatkan Gubernur The Fed Lisa Cook berpotensi menjadi salah satu kasus paling signifikan dalam sejarah The Fed. Ia juga menyarankan agar Ketua The Fed berikutnya menjaga jarak dari politik elektoral.
Permintaan Lelang Obligasi Jepang Tenor 40 Tahun Tertinggi dalam 10 Bulan
Lelang obligasi pemerintah Jepang tenor 40 tahun yang digelar Rabu mencatat rasio bid-to-cover sebesar 2,76 kali, tertinggi sejak Maret tahun lalu. Setelah hasil lelang diumumkan, imbal hasil obligasi 40 tahun turun 2 basis poin ke 3,915%.
Meski hasil lelang ini meningkatkan sentimen pasar, para analis memperingatkan bahwa volatilitas masih berpotensi berlanjut. Permintaan dinilai lebih didorong oleh level imbal hasil yang tinggi serta pembelian bersifat taktis, bukan mencerminkan perbaikan kepercayaan yang luas terhadap obligasi ultra-jangka panjang.
Agenda Data Penting (GMT+8)
21:30 US
Indeks Harga Produsen (PPI) AS bulan Desember (yoy & mom)
22:45 US
PMI Chicago AS bulan Januari
Semalaman
22:45 US
Anggota FOMC 2028 sekaligus Presiden The Fed St. Louis, Musalem, menyampaikan pidato terkait prospek ekonomi AS dan kebijakan moneter
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
