简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
The Fed Tahan Suku Bunga, Emas Meledak Naik USD 200 dalam Satu Hari
Ikhtisar:Ikhtisar PasarFederal Reserve pada pertemuan terakhir memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan dan tidak memberikan sinyal jelas mengenai dimulainya kembali pemangkasan suku bunga dalam waktu
Ikhtisar Pasar
Federal Reserve pada pertemuan terakhir memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan dan tidak memberikan sinyal jelas mengenai dimulainya kembali pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Dampaknya, volatilitas pasar saham dan obligasi AS relatif terbatas. Indeks S&P 500 sempat mencetak rekor baru dengan menembus level 7.000 poin pada sesi awal perdagangan, didorong oleh penguatan saham teknologi.
Menteri Keuangan AS Scott Bessent secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap dolar AS yang kuat, mendorong indeks dolar menguat 0,75% dan sempat mencapai level tertinggi harian di 96,787.
Di level sektoral, saham chip memori mencatat lonjakan tajam: Seagate melonjak 19% pasca laporan kinerja, diikuti Western Digital naik 10% dan Micron menguat lebih dari 6%.
Kinerja raksasa teknologi menunjukkan divergensi: Meta melonjak lebih dari 8% dalam perdagangan setelah jam bursa berkat hasil kinerja yang solid, Tesla naik 2%, sementara Microsoft turun lebih dari 4% akibat panduan yang mengecewakan. ASML mengalami pola gap up then sell-off, dan ditutup turun 2,2%.
Di sisi makro dan pasar valuta asing, imbal hasil obligasi pemerintah AS bergerak fluktuatif namun relatif stabil, dengan yield tenor 10 tahun nyaris tidak berubah. Yen Jepang menghentikan reli tiga hari beruntun dan terkoreksi tajam 0,86%. Aset kripto masih tertahan di bawah level psikologis USD 90.000, bergerak dalam kisaran konsolidasi.
Pasar komoditas kembali memasuki fase volatilitas ekstrem. Emas dan perak melonjak secara historis seiring resonansi antara permintaan lindung nilai dan kebutuhan perlindungan terhadap inflasi. Harga emas spot melonjak USD 200 dalam satu hari (+4%), mendekati USD 5.400 per ons. Perak juga naik lebih dari 4%, sementara kontrak berjangka perak di New York sempat melonjak hingga 10,5% secara intraday.
Sementara itu, minyak mentah WTI kembali menguat di atas USD 63 per barel, mencetak level tertinggi dalam empat bulan, didorong oleh ekspektasi ketatnya pasokan.
Sorotan Utama Pernyataan Ketua The Fed, Jerome Powell
Powell menyampaikan bahwa risiko inflasi telah mereda hingga tingkat tertentu, sementara risiko pasar tenaga kerja cenderung stabil. Ia menegaskan bahwa kenaikan suku bunga bukanlah asumsi dasar untuk langkah kebijakan berikutnya.
Menurut Powell, sebagian besar dampak tarif telah tersalurkan ke perekonomian, dan inflasi akibat tarif diperkirakan akan mereda pada pertengahan 2026. Ia juga menolak memberikan komentar terkait pergerakan dolar AS.
Terkait isu politik, Powell tidak memberikan respons substantif, namun menyebut bahwa kasus hukum yang melibatkan Gubernur The Fed, Lisa Cook, berpotensi menjadi salah satu kasus paling signifikan dalam sejarah Federal Reserve. Ia menambahkan bahwa ketua The Fed berikutnya sebaiknya menjaga jarak dari politik elektoral.
Permintaan Lelang Obligasi Jepang Tenor 40 Tahun Mencapai Level Tertinggi dalam 10 Bulan
Lelang obligasi pemerintah Jepang tenor 40 tahun yang digelar pada hari Rabu mencatat rasio bid-to-cover sebesar 2,76 kali, tertinggi sejak Maret tahun lalu. Pasca pengumuman hasil lelang, yield obligasi 40 tahun turun 2 basis poin menjadi 3,915%.
Meski hasil lelang meningkatkan sentimen pasar, para analis memperingatkan bahwa volatilitas masih berpotensi berlanjut. Permintaan yang kuat dinilai lebih didorong oleh tingginya level imbal hasil dan aksi beli taktis, alih-alih mencerminkan peningkatan kepercayaan struktural terhadap obligasi jangka sangat panjang.
Fokus Data Ekonomi (GMT+8)
21:30 WIB (AS)
Klaim awal pengangguran mingguan AS hingga 24 Januari
Neraca perdagangan AS bulan November
23:00 WIB (AS)
Pesanan pabrik AS bulan November (MoM)
Penjualan grosir AS bulan November (MoM)
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
