简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Rapat FOMC Januari
Ikhtisar:Rapat FOMC bulan Januari berjalan sesuai dengan ekspektasi pasar, dengan Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75%. Dalam pernyataan kebijakan moneternya, The Fed menegask
Rapat FOMC bulan Januari berjalan sesuai dengan ekspektasi pasar, dengan Federal Reserve mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,50%–3,75%. Dalam pernyataan kebijakan moneternya, The Fed menegaskan bahwa aktivitas ekonomi terus mengalami ekspansi secara bertahap. Meskipun pertumbuhan lapangan kerja relatif lemah, tingkat pengangguran menunjukkan tanda-tanda stabil, sementara risiko inflasi telah mereda secara bertahap. The Fed juga memperkirakan bahwa tekanan inflasi akibat tarif akan mereda pada pertengahan tahun 2026.
Meski kebijakan moneter saat ini masih berada pada posisi netral cenderung ketat, Ketua Fed Jerome Powell menyatakan bahwa pelonggaran kebijakan dapat dipertimbangkan apabila dampak tarif telah mencapai puncaknya. Dengan kata lain, selama inflasi mencapai puncak dan mulai melandai sesuai ekspektasi pada pertengahan tahun, maka siklus penurunan suku bunga berpotensi dimulai pada Juni atau Juli.
Fokus utama rapat FOMC Januari tetap tertuju pada kondisi pasar tenaga kerja. Powell menekankan bahwa setelah mengalami periode pendinginan, pasar tenaga kerja AS kini menunjukkan stabilisasi. Tingkat pengangguran pada Desember tercatat sebesar 4,4%, sementara pertumbuhan lapangan kerja relatif rendah, dengan rata-rata penambahan nonfarm payroll sekitar 22 ribu per bulan. Perlambatan pasokan tenaga kerja terutama disebabkan oleh penurunan tingkat partisipasi angkatan kerja serta berkurangnya arus imigrasi.
Namun demikian, indikator lain seperti lowongan kerja, PHK, rekrutmen, serta pertumbuhan upah nominal tidak menunjukkan perubahan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Kondisi ini mendukung keputusan The Fed untuk menahan pemangkasan suku bunga pada Januari sambil memantau perkembangan ekonomi lebih lanjut.
Berdasarkan data mingguan Initial Jobless Claims yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS, jumlah klaim pengangguran awal per 22 Januari tetap rendah di sekitar 200 ribu orang. Hal ini mencerminkan bahwa sejak awal Januari, pasar tenaga kerja AS memang berada dalam kondisi yang relatif solid.

(Grafik 1: Klaim pengangguran awal tetap di bawah 200 ribu orang; Sumber: Investing.com)
Perkembangan Inflasi
Di sisi inflasi, Powell menyampaikan bahwa berdasarkan data hingga Desember, indeks harga PCE utama secara tahunan meningkat 2,9%, masih berada di atas target jangka panjang The Fed sebesar 2%. Namun, data inflasi yang relatif tinggi ini sebagian besar mencerminkan kenaikan inflasi pada sektor barang, yang terutama dipengaruhi oleh tarif. Sebaliknya, inflasi sektor jasa terus menunjukkan tren penurunan yang konsisten.
The Fed juga menegaskan bahwa dampak tarif telah banyak tercermin dalam harga di ekonomi riil. Berdasarkan data inflasi frekuensi tinggi dari Truflation, indeks CPI Truflation secara tahunan telah turun menjadi 1,16%. Setelah melewati puncak konsumsi musiman Natal, permintaan barang mulai mendingin secara bertahap, yang merupakan perkembangan positif bagi stabilitas harga.

(Grafik 2: Data inflasi frekuensi tinggi; Sumber: Truflation)
Menurut FedWatch Tool, pasar saat ini memperkirakan The Fed akan melakukan dua kali pemangkasan suku bunga (50 bps) dalam tahun ini. Namun, dengan terus memantau dinamika inflasi, kami menilai bahwa total pemangkasan suku bunga tahun ini berpotensi lebih besar dibandingkan ekspektasi pasar saat ini.

Analisis Teknikal Nasdaq

Harga berhasil menembus level 25.877, yang semakin memperkuat dominasi pihak bullish. Setelah breakout, pergerakan harga melakukan pullback ke area 25.877. Investor disarankan untuk memperhatikan peluang akumulasi posisi di area ini.
Indikator MACD menunjukkan histogram tetap berada di atas garis nol, menandakan tren bullish yang kuat. Strategi perdagangan sebaiknya fokus pada posisi beli, dan menghindari pendekatan bearish.
Berdasarkan pengukuran Fibonacci Extension, target kenaikan jangka pendek pasca-breakout mengacu pada level ekstensi 1,618 di 27.143.
Peringatan Risiko
Rekomendasi Stop Loss: 200 poin
Support:
SUP: 25.073
Resistance:
Resistance A: 25.877
Resistance B: 27.143
Pandangan, analisis, riset, harga, maupun informasi lainnya di atas disajikan semata-mata sebagai komentar pasar umum dan tidak mencerminkan posisi resmi platform ini. Setiap pembaca bertanggung jawab penuh atas risiko yang timbul dari keputusan investasinya sendiri. Harap melakukan transaksi dengan penuh kehati-hatian。
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
